NcsTaxi.com | Perayaan Imlek Dan Makan Mie Panjang Umur Dan Pawai Tatung Di Singkawang


Perayaan Imlek Paling Meriah Hanya Ada Di Singkawang.

Rasanya Seperti Mobil Sendiri Kalau Naik Ncs Taxi
Perayaan imlek dan Cap Go Meh di Singkawang selalu digelar dengan kemeriahan Tatung, ritual dari Zaman Taksi Pelabuhan Bandara Pontianak Jungkat Suku Khek dan Hakka sejak ratusan tahun Silam. Singkawang yang terkenal sebagai Hongkongnya Kalimantan Barat ini memang bukan kota Besar seperti Pontianak. Akantetapi, kota Yang Ncs Taxi : Layanan Jasa Antar Jemput Penumpang Taxi Reguler Bandara Pelabuhan Pontianak Pinyuh Mempawah Singkawang Selakau Pemangkat Semparuk Tebas Sambas Samalantan Bengkayang. Melayani : Carter Mobil Dalam Kota & Luar Kota, Sewa Mobil Plus Driver, Pembelian Tiket Pesawat, Pengiriman Paket satu ini selalu bisa menarik banyak perhatian Banyak orang saat perayaan Imlek datang. Apalagi Sejak perayaan Cap Go Meh di Singkawang Dimasukkan pada kalendar cina salah satu wisata Nasional pada tahun 2009, perayaan Imlek di Singkawang selalu ditunggu semua orang. Pada 

Hubungi Operator Untuk Mendapat Informasi Tentang Ncs Taxi
Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang selalu digelar meriah. Sehari sebelum perayaan Imlek di Singkawang dilakukan, Taksi Pelabuhan SungaiPinyuh SungaiDuri Mempawah seluruh Masyarakat setempat akan  menghentikan semua kegiatan Dan juga aktivitas kesehariannya. Mereka Semua Akan berkumpul bersama keluarga besar masing - Masing Ncs Taxi : Jadwal Keberangkatan Setiap Harinya Dimulai Dari Jam 02.00 Pagi s/d 22.00 Malam (Setiap Jam Berangkat) dan makan besar. Salah satu makanan Khas pada saat Imlek di Singkawang yang tak boleh Sampai terlewatkan yaitu adalah mi panjang Umur. Mie panjang umur sebenarnya nama aslinya Adalah Mie Asin Singkawang. Akan tetapi, Karena bentuk dan tekstur mie yang panjang dan arti dari 

Panjang umur yang terkandung di dalamnya mie tersebut, maka dari itu masyarakat Singkawang lebih suka menyebutnya dengan nama mi panjang umur. Taksi Pelabuhan Mempawah SungaiPinyuh SungaiDuri Mie yang sederhana berwarna putih polos Tersebut dihidangkan dalam mangkuk besar dengan disiram kuah asin khas dari Singkawang dan Ditambah Ncs Taxi Armada : Sienta, Veloz, Grand New Avanza, All New Ertiga, Great New Xenia, Calya, Sigra, Agya, Ayla, Dll dengan Lauk seperti ikan atau pun ayam. Saat memakannya tidak boleh menggunakan Sendok dan garpu pun Harus menggunakan sumpit dan juga tidak boleh mengacak - acak mie Sebelum di makan. Tradisi Makan mie panjang umur bersama - sama dengan keluarga memiliki arti Dan makna kebersamaan Bersama keluarga dan doa agar selalu diberikan panjang umur dan sehat 

Tradisi Makan Mie Panjang Umur 
Selalu sama seperti bentuk mie nya yang tak berujung. Dan uniknya, mi yang panjangnya 2 meter Dan tidak putus ini hanya dibuat dijual di Singkawang. Pabriknya pun hanya ada satu di Pasar Utama Singkawang. Selain ada tradisi makan mie panjang umur, ada juga Festival Cap Go Meh yang tak Boleh sampai dilewatkan dalam serangkaian acara - acara Imlek di Singkawang. Buat yang belum Tahu, Perayaan Cap Go Meh berbeda dengan Imlek. Cap Go Meh dirayakan setiap 15 hari setelah Tahun baru Imlek. Nama Cap Go Meh diambil dari bahasa Hokkien  kata Cap Go yang artinya 15 

Dan Meh yang berarti malam hari. Jadi, yang memiliki arti dan makna, Cap Go Meh memiliki arti Sebagai malam penutup rangkaian acara Imlek. Kalau di negara aslinya perayaan Cap Go Meh Diramaikan dengan banyak memasang lampu lampion, tarian barongsai, dan arak-arakan, kalau di Singkawang perayaan Cap Go Meh diwarnai dengan atraksi magis atau yang lebih dikenal dengan Nama Pawai Tatung. Sejarah Pawai Tatung dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang ini bermula sejak adanya gelombang migrasi ratusan tahun yang lalu. Pada saat itu, Suku Khek dan Hakka berasal

Dari Tiongkok beramai - ramai datang ke Kalimantan Barat. Mereka membentuk sebuah Perkampungan dan kemudian menyebarkan kepercayaan yang diyakininya itu. Sejak saat itulah, Tradisi dan kebudayaan orang Tiongkok seperti perayaan Imlek dan Cap Go Meh berkembang hingga Sekarang. Menurut cerita, pada Suatu ketika, pada perkampungan Suku Khek dan Hakka yang Berada di Singkawang terkena wabah penyakit. Karena pada zaman dahulu belum ada pengobatan Medis yang modern dan canggih seperti sekarang ini, maka semua masyarakat setempat melakukan 

Sebuah ritual tolak bala untuk mengusir semua roh-roh jahat yang mengganggu penduduk. Ritual Tolak bala ini dalam Bahasa Hakka disebut Ta Ciau. Semenjak saat itu, setiap tahunnya mereka Melangsungkan ritual Ta Ciau. Hingga kini, ritual tahunan tersebut menjadi tradisi turun temurun dan Dikenal dengan nama Tatung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NcsTaxi.com | Liburan Aman Dan Nyaman

NcsTaxi.com | Jalan-jalan Pintar Di Kalimantan Barat

NcsTaxi.com | Traveling Bareng Yuk