NcsTaxi.com | Bukit Vandreng Dan Sebuah Pos Intai Menjadi Saksi Sejarah Kolonial Belanda


Pos Intai di Bukit Vandreng Menjadi Saksi Bisu Kolonial Belanda 

Selalu Ingat Ncs Taxi Kalau Lagi Kalbar
Dahulu kala pos ini dipakai belanda untuk melihat pergerakan tentara jepang yang mau merebut tahta Kekuasaan dari tangan belanda. Taksi Jungkat Mempawah Yang berjaya pada tahun 1939 sampai 1942. Pos ini menjadi tempat Semua tentara militer belanda yang berada di Bengkayang, pos yang berdiri di kaki bukit vandreng Yang berada di daerah serukam, desa pasti jaya di kecamatan samalantang bengkayang. Bangunan Pos yang berada di bukit vandreng salah satu sejarah peninggalan belanda yang di bangun dengan Masyarakat sekitar, yang di perintahkan oleh kolonial belanda. Kepala bangunan yang memberi 

Ingat Selalu Ncs Taxi Saat Jalan-Jalan Di Singkawang
Perintah dan bertindak dahulu adalah orang Tiong Hoa. Sedangkan buruh kasar yang diperjakan Berasal dari masyarakat lingkungan sekitar bukit vandreng. Taksi Jungkat Sambas Semua pekerja kasar pada saat itu cuma Di bayar harian saja dengan kolonial belanda yang berkuasa di wilayah ini, pada sekitar tahun 2005 Pos intai di perbarui dengan dinas kebudayaan dan pariwisata yang ditambahkan tangga masuk dari Jalan raya dan juga sebuah payung di atas pos intai digunakan sebagai penutup. Berdasarkan cerita Dari orang dinas pendidikan dan kebudayaan bengkayang, dahulu banyak masyarakat Tiong Hoa 

Dari bengkayang yang ikut serta melawan pasukan belanda pada saat para penjajah mengibarkan Bendera belanda yang berwarna Taksi Jungkat Pemangkat merah, putih, biru, masyarakat bengkayang berjuang dan Memberikan perlawanan dan Gedung Pancasila yang berada di Kota Singkawang menjadi saksi bisu Masyarakat bengkayang. Gerakan masyarakat bengkayang yang memberontak yang tetap Mengibarkan Sang Saka Merah Putih, pemberontakan di bawah perintah Panglima Ali Anyang, Seseorang pemuda dari suku dayak, mengumpulkan semua pemuda dari bengkayang untuk 

Pilihan Cepat Di Kalbar Ncs Taxi
Menghadapi para tentara dan kolonial belanda dan gerakan ekstrem jepang pada tahun 1945 sampai 1949., pada cerita penjajahan zaman dahulu. Di kaki bukit vandreng pada zaman penjajahan dulu Memiliki 4 pos intai yang letaknya berjauhan, pada setiap bukit memiliki satu pos intai. Pada empat Pos intai ini yang tersisah cuma satu dan dengan kontruksi bangunan yang masih telihat sempurna Atau utuh, dan yang lainya habis dihancurkan dengan belanda pada saat pergi meninggalkan Bengkayang. Kontruksi pada bangunan pos intai di bukit vandreng di beberapa bagian bila diamati 

Cukup unik, mirip seperti sumur yang hanya cukup untuk satu orang aja dan di bagian atasnya dicor Sangat tebal, pada bagian depan tampak sebuah lubang intai yang berwujud persegi panjang, dengan Tinggi kontruksi bangunan hanya seperti orang yang sedang berdiri saja. Di sekitar pos intai tampak Bangunan seperi parit yang dipakai menjadi tempat persembunyian para tentara belanda dulu. Dan di Kaki bukit vandreng ada sebuah jalan setapak bisa dibilang jalan pintas yang dahulu digunakan para Penjajah belanda mempercepat perjalanan menuju Kota Singkawang. Pada zaman dahulu kaki bukit 

Vandreng bisa melihat jelas Kota Singkawang, dan seiring waktu yang berjalan sudah banyak Pepohonan yang menutupi bukit vandreng ini, dan jalan raya bengkayang yang berliku - liku salah Satu yang dibuat pada saat pemerintahan belanda. Pada zaman pemerintahan belanda, belanda tidak Selalu mengusik warga bengkayang, sedangkan tentara jepang setiap saat melakukan penindasan, Penyiksaan, pemerasan, pembantaian. Pada zaman pemerintahan belanda cenderung membangun Banyak fasilitas salah satunya tangsi yang saat ini digunakan sebagai markas Batalyon infantri 641 Yang berada di bengkayang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NcsTaxi.com | Liburan Aman Dan Nyaman

NcsTaxi.com | Jalan-jalan Pintar Di Kalimantan Barat

NcsTaxi.com | Traveling Bareng Yuk